Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam membentuk sikap tanggung jawab peserta didik, khususnya dalam penggunaan teknologi di SMPN 13 Makassar, dengan fokus pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Dalam era digital, teknologi seperti handphone memberikan manfaat sekaligus tantangan bagi proses pembelajaran. Guru dihadapkan pada tanggung jawab tidak hanya mengajarkan materi akademik, tetapi juga membimbing peserta didik dalam menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengamati langsung proses pembelajaran di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru telah menerapkan aturan dan bimbingan terkait penggunaan teknologi, pengawasan yang kurang optimal, terutama di luar kelas, menjadi salah satu kendala utama. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan kerjasama antara guru, orang tua, dan sekolah, serta penggunaan teknologi pendidikan yang lebih inovatif. Dengan pendekatan yang tepat, nilai tanggung jawab dalam Pendidikan Pancasila dapat dibentuk dan diterapkan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2024