Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah di kelas XI SMA Negeri 22 Makassar, yang berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa. Rendahnya keaktifan belajar ini terlihat dari minimnya partisipasi siswa dalam diskusi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan inovasi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperative Tipe STAD. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diakukan dalam dua siklus. Setiap siklus yang ada, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas XI SMA Negeri 22 Makassar. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mencakup observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah di kelas XI SMA Negeri 22 Makassar Tahun Ajaran 2023/2024. Pada Siklus I, keaktifan belajar siswa meningkat dari 37,5% (sebelum penerapan STAD) menjadi 66,51%. Namun, beberapa siswa masih kurang aktif dalam berdiskusi dan bertanya kepada guru. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II, hasil observasi menunjukkan peningkatan lebih lanjut dengan rata-rata keaktifan belajar mencapai 90,17%.
Copyrights © 2024