Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran sejarah. Namun, rendahnya kemampuan siswa untuk menganalisis dan menghubungkan peristiwa sejarah dengan konteks masa kini menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah di SMKN 4 Makassar. ChatGPT, sebagai inovasi kecerdasan buatan (AI), memberikan peluang interaksi dinamis dengan materi pembelajaran, meningkatkan pemahaman, dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa dan guru sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ChatGPT membantu siswa memahami materi sejarah secara lebih mendalam, meningkatkan antusiasme belajar, serta mendorong eksplorasi mandiri. Meskipun demikian, tantangan utama meliputi risiko ketergantungan siswa pada teknologi tanpa pengembangan keterampilan berpikir kritis yang memadai. Untuk memastikan efektivitas, integrasi ChatGPT perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital dan pendampingan guru dalam proses pembelajaran. Dengan strategi yang tepat, ChatGPT berpotensi menjadi alat pendukung yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, sekaligus menciptakan pembelajaran sejarah yang inovatif dan relevan di era digital.
Copyrights © 2024