Penelitian ini menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah untuk membantu siswa kelas XI SMA Negeri 14 Gowa mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya. Dua siklus yang terdiri dari empat tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi digunakan untuk melaksanakan penelitian. Subyek penelitian adalah 36 mahasiswa yang mengikuti kelas sejarah tentang dampak kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Informasi yang dikumpulkan menggambarkan keterampilan berpikir kritis siswa dan mencakup data kuantitatif dari nilai tes dan data kualitatif dari observasi. Berdasarkan temuan penelitian, baik secara individu maupun kelompok, kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan berkat pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Kinerja siswa pada siklus I termasuk dalam kelompok cukup, namun pada siklus II naik menjadi baik. Oleh karena itu, dapat dikatakan siswa kelas XI SMA Negeri 14 Gowa memperoleh manfaat dari penggunaan paradigma pembelajaran berbasis masalah dalam rangka mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya.
Copyrights © 2024