Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan semangat dan partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar, terutama dikelas yang cenderung monoton dan kurang interaktif, Hal ini berdampak pada rendahnya motivasi siswa dalam dalam mengikuti pembelajaran dan berpengaruh terhadap hasil akademik dan perkembangan kemampuan sosialnya, Motivasi belajar yang rendah seringkali menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan strategi ice breaking di SMAN 22 Makassar. Ice breaking dianggap sebagai salah satu solusi efektif untuk mengatasi masalah tersebut karena dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking secara signifikan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal ini terlihat dari peningkatan partisipasi aktif peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, peningkatan konsentrasi, serta perubahan sikap yang lebih positif terhadap pembelajaran. Selain itu, ice breaking juga membantu dalam membangun hubungan yang lebih baik antara peserta didik dan guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ice breaking merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMAN 22 Makassar.
Copyrights © 2024