Bisnis kerajinan tungku dapur ini pada dasarnya dibatasi oleh modal, bahan baku, dan kesulitan memasarkannya. Pengrajin tungku dapur hanya bergantung pada permintaan pengepul, sehingga sulit bagi mereka untuk membuat produk tungku dapur dengan harga tinggi. Selain itu pembeli lebih tertarik tertarik dengan produk yang lebih modern. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesejahteraan pengrajin tungku dapur di desa Banjar Baru Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjeknya adalah para pengrajin tungku dapur, objeknya adalah kesejahteraan pengrajin tungku dapur. Sedangkan sumber datanya adalah responden dan informan dari berbagai pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan pengrajin tungku dapur di desa Banjar Baru Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang masuk kategori keluarga Pra Sejahtera (KPS) berjumlah 3 keluarga. Kategori Keluarga Sejahtera I berjumlah 13 keluarga. Kategori Keluarga Sejahtera II berjumlah 2 keluarga. Dan masuk kategori Keluarga Sejahtera III berjumlah 5 keluarga. Dapat disimpulkan bahwa kesejahteraan pengrajin tungku dapur di desa Banjar Baru Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan didominasi oleh tahapan Keluarga Sejahtera I. Hal ini membuktikan bahwa para pengrajin tungku dapur belum bisa mencukupi indikator kebutuhan psikologis mereka.
Copyrights © 2024