Penelitian ini mengevaluasi implementasi Program Desa Maju di Indonesia dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee Grindle sebagai kerangka analisis. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi efektivitas program, serta mengukur sejauh mana program ini mencapai tujuannya dalam konteks pembangunan desa. Data dikumpulkan melalui metode kajian literatur yang ekstensif dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi yang komprehensif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kendala finansial, keterbatasan sumber daya manusia, dan kompleksitas birokrasi merupakan hambatan utama yang menghalangi efektivitas implementasi program. Selain itu, kurangnya dukungan politik dan ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan kondisi lokal turut mempersulit pencapaian hasil yang diharapkan. Berdasarkan temuan ini, penelitian menyarankan peningkatan kapasitas lokal melalui pelatihan dan pendidikan, penyederhanaan prosedur birokrasi, serta penguatan alokasi anggaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keberhasilan program di masa mendatang
Copyrights © 2024