Perkembangan bisnis ritel modern di Indonesia sangat pesat seiring dengan kebutuhan komunitas toko Kesehatan dan Kecantikan Guardian yang terus maju dan berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Saat ini Guardian telah menggunakan sistem pembayaran digital Qris untuk kemudahan bertransaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan dan fintech terhadap penggunaan Qris yang dimediasi oleh technology acceptance model (TAM). Sifat penelitian ini adalah eksplanatori dengan analisis data kuantitatif dan data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner di Guardian Bengkulu kepada pelanggan pengguna Qris dengan jumlah sampel sebanyak 110 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan pengolahan data menggunakan teknik analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap penerimaan teknologi. Model tidak berpengaruh terhadap penggunaan Qris dan tidak berpengaruh terhadap penggunaan Qris yang dimediasi oleh model penerimaan teknologi. Inklusi keuangan berpengaruh terhadap model penerimaan teknologi, tidak berpengaruh terhadap penggunaan Qris dan berpengaruh terhadap penggunaan Qris yang dimediasi oleh model penerimaan teknologi. Fintech tidak berpengaruh terhadap model penerimaan teknologi dan tidak berpengaruh terhadap penggunaan Qris yang dimediasi oleh model penerimaan teknologi namun berpengaruh terhadap penggunaan Qris. Model penerimaan teknologi mempengaruhi penggunaan Qris.
Copyrights © 2024