Penelitian ini mengeksplorasi penggabungan Metode CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program Evaluation and Review Technique) dalam penjadwalan dan pengendalian biaya untuk proyek konstruksi. Fokusnya adalah meminimalkan biaya dan waktu dalam pembangunan jalan baru dengan lebar 7 m dan saluran 40/50 di JL. Sermamuchtar Kab. Sumedang. Terdapat keterlambatan dalam penyelesaian proyek yang meningkatkan biaya secara signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan CPM dan PERT untuk menganalisis dan mengoptimalkan pelaksanaan proyek dengan tujuan mempercepat penyelesaian. CPM digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis dan aktivitas yang mempengaruhi waktu. Sementara PERT digunakan untuk memperkirakan probabilitas penyelesaian tepat waktu. Hasil analisis menunjukkan durasi proyek menurut CPM adalah 100 hari dengan 11 aktivitas pada jalur kritis, sementara probabilitas penyelesaian tepat waktu menurut PERT dalam 64 hari sebesar 90%.
Copyrights © 2024