Menurut WHO (World Health Organization), Rumah sakit adalah integral dari satu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (Komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (Preventif) kepada masyarakat. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang maksimal, rumah sakit memerlukan system manajemen yang bisa menggerakkan semua sumber daya manusia yang ada sehingga akan berdampak pada pencapaian kinerja di rumah sakit itu sendiri . Pencapaian kinerja dalam sebuah organisasi sangatlah tergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Kualitas sumber daya manusia tersebut sangatlah dibutuhkan dimana semakin tinggi sumber daya yang dimiliki maka semakin tinggi pula kinerjanya dalam sebuah organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, beban kerja dan system kompensasi terhadap kinerja perawat rawat inap di RS MMC. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian deksriptif. responden dalam penelitian ini sebanyak 85 orang menggunakan metode Nonprobabilty Sampling dengan teknik sampling jenuh. data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan jumlah 41 pernyataan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi dan system kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat rawat inap di RS MMC. Sedangkan Beban Kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja perawat rawat inap di RS MMC. Saran dalam penelitian ini diharapkan Rumah Sakit dapat Meningkatkan kualitas kompetensi perawat, Mengevaluasi beban kerja perawat setiap lantai, Meningkatkan dalam pemberian kompensasi sehingga diharapkan terjadinya peningkatan kinerja karyawan dan karyawan dapat termotivasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai karyawan di masa yang akan datang.
Copyrights © 2024