ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses ma’pasilaga tedong di Pallawa’ Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara (2) daya tarik wisata dalam ma’pasilaga tedong pada acara rambu solo’ di Pallawa’ Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara (3) peran pemerintah dalam ma’pasilaga tedong pada acara rambu solo di pallawa’ Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) proses ma’pasilaga tedong dimulai dari diaraknya kerbau memasuki arena yang diikuti para suporternya menggunakan umbul-umbul dengan menyanyikan yel-yel yang mereka buat dengan di dahului oleh tim pengusung gong dan sejumlah wanita dari keluarga yang berduka ke lapangan yang berlokasi di rante.Tradisi ini dimulai dengan dua kerbau yang diadu dan menghantamkan tanduk masing-masing ke tanduk lawannya dan saling menjatuhkan satu sama lain. Kerbau yang dinyatakan kalah adalah kerbau yang berlari dari arena Mapasilaga Tedong. Ma’pasilaga tedong hanya boleh dilaksanakan oleh kaum bangsawan atau orang yang telah mang rapai’
Copyrights © 2023