ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjawab: 1) Mendeskripsikan identitas dari komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar; 2) Menelaah motif dan bentuk pelaksanaan aktivitas sosial dan dakwah Islam di komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar; 3) Mendeskripsikan dampak pelaksanaan aktivitas sosial dan dakwah Islam yang dilaksanakan di komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar. Penelitian yang dilakukan kali ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek penelitian/informan ialah anggota di komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar. Kemudian, dalam poses pengumpulan data dilakukan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Identitas komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar dapat dilihat dari atribut yang melekat pada komunitas tersebut yaitu: a) Nama komunitas; b) Logo; c) Slogan; d) Aksesoris/merchandise. Komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar juga memiliki sifat atau karakteristik khas yang menjadikannya berbeda dari komunitas hijrah lain. Hal ini terlihat melalui model belajar Islam dan aktivitas dakwah yang dilaksanakan di mana dakwah dan kajian Islam dikemas lebih fresh, santai dan asyik mengikuti kegemaran anak muda, lebih sering diadakan di ruang terbuka atau kafe-kafe daripada di masjid-masjid serta melalui dunia maya memanfaatkan fasilitas media sosial; 2) Berdasarkan teori tindakan sosial Max Weber, motif pelaksanaan aktivitas sosial dan dakwah Islam di Komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar dapat digolongkan ke dalam tipe tindakan afektif dan tindakan rasional berorientasi nilai. Adapun bentuk aktivitas sosial dan dakwah Islam yang dilaksanakan oleh komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar meliputi: a) kegiatan donasi; b) ngabuburead; c) kegiatan informal/santai; d) kajian pekanan; e) kajian bulanan; f) kajian tahunan; g) program KISI (Kelas Intensif Studi Islam), Nge-Slow dan Nge-fast; h) rihlah/perjalanan; dan i) Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa); 3) Dampak aktivitas sosial dan kegiatan dakwah Islam komunitas hijrah Yuk Ngaji Makassar adalah: 1) besarnya kesadaran pemuda muslim Kota Makassar dalam mengkaji ilmu Islam dan melakukan perubahan sikap beragama; 2) terbentuknya hubungan yang cair dan tidak terkotak-kotakkan antar sesama pelaku hijrah di Kota Makassar; dan 3) terbangunnya kepedulian sosial sebagai salah satu nilai kebaikan dan kemanusiaan yang relevan dengan ajaran Islam.
Copyrights © 2021