Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Vol. 1 No. 1 (1): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Analisis Pelanggaran Etika Periklanan pada Iklan mouthspray Cooling 5 versi “Redakan Rasa Sakit Pada Gigi” (2020) berdasarkan Etika Pariwara Indonesia (EPI)

Figar Alif Gifari (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Qorie Isnaen Fadilla (Universitas Muhammadiyah Jakarta)



Article Info

Publish Date
25 Dec 2022

Abstract

Perkembangan iklan dari masa ke masa memang sudah banyak mengalami perubahan, banyak sekali iklan-iklan yang sangat kreatif dan unik belakangan ini, tujuannya adalah agar audience tertarik Ketika melihat iklan tersebut dan berujung kepada pembelian produk tersebut. Namun seiring dengan perkembangan iklan dan variasi iklan yang sangat beragam, iklan menjadi seperti tidak mempunyai batasan-batasan. Padahal dalam peraturannya iklan sudah memiliki aturan tertulis yang dimuat dalam buku Etika Pariwara Indonesia. Cooling 5 adalah produk mouthspray yang dikeluarkan oleh PT Murni AIK sukses yang berguna untuk mengurangi rasa sakit gigi. Pada tahun 2020 Cooling 5 membuat sebuah iklan yang ditayangkan di TV nasional namun memiliki pelanggaran terkait kode etik penyiaran di Indonesia. Dalam Penelitian ini, peneliti membahas scene iklan yang dianggap melanggar kode etik penyiaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis etika periklanan terhadap iklan cooling 5 versi redakan sakit gigi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis isi dan untuk validitas data, peneliti mencari referensi lain yang mendukung penelitian ini

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

civilia

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Other

Description

Civilia, Jurnal Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, sebuah jurnal akademik yang berfokus pada studi kewarganegaraan yaitu pendidikan kewarganegaraan (kurikulum, pengajaran, media pembelajaran, dan evaluasi), pendidikan politik, pendidikan hukum, pendidikan moral, dan pendidikan multikultural. Kami ...