Siswa Madrasah Aliyah (MA/Sederajat) pada umumnya tergolong dalam masa remaja yang identik dengan terjadinya perubahan khususnya secara fisik. Terdapat ugas perkembangan pada masa ini yaitu individu harus mampu belajar menerima keadaan dirinya seperti dalam hal fisik. Namun pada kenyataannya masih banyak dijumpai kalangan remaja yang tidak mampu menerima keadaan diri yang dimilikinya. Kondisi ini bisa menandakan kecenderungan body dysmorphic disorder. Adapun menurut Phillips sesuatu yang dapat menyebabkan hal tersebut adalah ejekan atau celaan, terlebih ejekan terhadap fisik yang biasa disebut body shaming. Penelitian dilakukan untuk mengkaji apakah tindakan body shaming dapat berpengaruh terhadap kecenderungan mengalami body dysmorphic disorder pada siswa Madrasah Aliyah dengan menggunakan metode kuantitatif korelasi dan teknik pengambilan sampelnya yaitu total sampling. Data penelitian diperoleh dengan menyebarkan kuesioner Skala Body Shaming yang berkaitan dengan teori Frederickson dan Robert, dan Skala Body Dysmorphic Disorder yang berkaitan dengan teori Phillips. Adapun proses analisisnya menggunakan bantuan IBM SPSS Version 23. Hasil penelitian membuktikankan bahwa body shaming berdampak terhadap kecenderungan mengalami body dysmorphic disorder pada siswa Madrasah Aliyah, dengan pengaruh sebesar 20,6%. Berdasarkan hasil tersebut, menandakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.
Copyrights © 2024