Stroke merupakan salah satu penyakit sebagai penyumbang kematian di dunia. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit stroke diantaranya adalah, pengaruh umur, tekanan darah yang tidak stabil, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari umur, jenis kelamin, status merokok, dan nilai Body Mass Index (BMI) terhadap risiko terjadinya stroke pada seseorang. Pada penelitian ini menggunakan data yang berasal dari laman internet yang bernama Kaggle yang telah dilakukan cleaning data. Metode yang digunakan adalah regresi logistik dengan implementasi bahasa pemrograman python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel umur memiliki koefisien positif yang berarti semakin tua seseorang, semakin tinggi pula seseorang terkena stroke, variabel gender(1) memiliki koefisien positif yang berarti Perempuan memiliki peluang tinggi untuk terkena stroke, variabel BMI memiliki koefisien positif yang berarti semakin tinggi nilai BMI (obesitas) maka semakin tinggi terkena stroke. Variabel status merokok menunjukkan kategori tidak merokok memiliki koefisien negatif yang berarti seseorang yang tidak merokok memiliki resiko rendah terkena stroke. Sebaliknya, kategori merokok memiliki koefisien positif yang berarti seseorang yang merokok memiliki peluang tinggi untuk terkena stroke. Hasil dari perhitungan regresi logistik pada variabel dependen umur dan status merokok berpengaruh signifikan, tetapi pada variabel nilai BMI dan gender tidak terlalu signifikan terhadap seseorang terkena stroke.
Copyrights © 2024