Semakin pesatnya perkembangan teknologi dan komunikasi menciptakan revolusiindustri 4.0 yang ditandai oleh penggunaan internet. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda di Indonesia. Generasi muda seperti siswa SMK merupakan generasi yang siap kerja. Keterampilan yang dibutuhkan lulusan untuk industri dibagi menjadi dua aspek, yaitu aspek hard skill dan soft skill. Keterampilan atau soft skill menjadi salah satu faktor pendukung dalam mempersiapkan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja. Kesenjangan yang terjadi dapat dikurangi dengan melakukan Pelatihan. Aspek pelatihan mencakup 6 komponen yaitu Tanggung jawab, fleksibilitas, pandangan diri, keterampilan, komunikasi, kebersihan dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi pelatihan sesuai untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa dan siswi SMKN 7 Batam. Subjek penelitian yaitu siswa dan siswi kelas 12 SMKN 7 Batam. Peneliti mengukur nilai kesiapan kerja melalui survei dengan jumlah total 17 orang peserta. Alat ukur kesiapan kerja menggunakan skala kesiapan kerja dari Brady (2010). Dari pengukuran menggunakan Teknik analisis paired sample t-test, ditemukan hasil bahwa terdapat perbedaan signifikan dari peserta sebelum dan setelah pelatihan.
Copyrights © 2024