Penelitian dilatar belakangi berdasarkan pada permasalahan pembelajaran yang terjadi ketika melakukan pembelajaran gerak keterampilan passing bawah bola voli di lapangan. Peserta didik cenderung merasa bosan melakukan gerak passing bawah bola voli yang monoton serta sering mengalami permasalahan seperti bola tidak mencapai pada lapangan lawan atau tidak menyeberangi batas net, serta posisi kaki dan perkenaan tangan pada bola yang tepat saat melakukan gerak passing bawah bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar keterampilan passing bawah bola voli menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) terhadap peserta didik kelas VI di SDN Bubutan 4 Surabaya. Jenis penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan sampel peserta didik sebanyak 31 kelas VI dengan hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar passing bawah bola voli menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) dalam aspek keterampilan berdasarkan pada hasil belajar keterampilan pada pretest dengan rata-rata nilai 65,2 sementara setelah diterapkan model pembelajaran tipe TGT, rata-rata hasil belajar keterampilan passing bawah peserta didik meningkat pada posttest yaitu 74,3. Terjadi peningkatan rata-rata nilai sebanyak 9,1 poin. Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar keterampilan yang dilakukan pada pretest dengan rata-rata nilai 65,2, setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, rata-rata hasil belajar peserta didik pada posttest yaitu 80,2. Terjadi peningkatan rata-rata nilai sebanyak 15 poin. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe TGT ini dapat menciptakan perubahan signifikan berupa peningkatan hasil belajar keterampilan passing bawah bola voli peserta didik kelas VI di SDN Bubutan 4 Surabaya.
Copyrights © 2024