Aktivitas fisik sendiri merupakan gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang membutuhkan pengeluaran energi dan aktivitas yang dilakukan pada saat bekerja, bermain, belajar, melakukan pekerjaan rumah tangga, bepergian, dan terlibat dalam kegiatan rekreasi. Dismenore primer adalah nyeri haid yang tidak disebabkan oleh kondisi medis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dismenore Primer pada remaja putri khususnya Siswi SMA Putra Juang Cianjur. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik kolerasi dengan rancangan cross sectional. Melibatkan 85 sampel Siswi SMA Putra Juang Cianjur. Hasil uji statistik menggunakan chi square di dapatkan bahwa nilai P-value sebesar (0,004) yang mana nilai ini lebih kecil dari 0,05 maka artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubugan antara Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dismenore Primer pada remaja putri khususnya Siswi SMA Putra Juang Cianjur tahun 2023. Nilai Odds ratio sebesar = 4,125 (95% CI 1,635-10,296) yang artinya siswa perempuan yang memilliki aktivitas fisik yang buruk mempunyai kemungkinan 4 kali mengalami kejadian dismenore primer dibandingkan dengan siswa perempuan yang memiliki aktifitas fisik baik.
Copyrights © 2024