Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya pewahyuan, metode penyampaian Alquran, serta peran krusial sahabat dalam mengkondifikasi Alquran sebagai teks yang diabadikan keasliannya. Melalui pendekatan historis dan teologis artikel ini mengungkapkan bagaimana wahyu dipelihara dan diwariskan kepada generasi muslim berikutnya, penelitian ini menggunakan penelitian liberary research yang menganalisis beberapa buku dan jurnal terkait sejarah al-qur’an. Penelitian ini membahas secara komprehensif proses pewahyuan al-quran, turunnya wahyu secara bertahap, serta pembukuan di era para sahabat. Pewahyuan Alquran kepada Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasalam berlangsung selama 23 tahun melalui perantara malaikat Jibril, dengan wahyu yang diturunkan dalam berbagai konteks sosial dan sejaran. Lebih lanjut penelitian ini menyoroti fase-fase penting dalam proses pembukuan Alquran dimulai dari pengumpulan wahyu pada pemerintahan Khalifah Abu Bakr Rhadiallahu Anhu hingga kodifikasi resmi pada masa khalifah Utsman bin Affan Rhadiallahu Anhu. Pembukuan ini dilakukan untuk menjaga keaslian, dan kesatuan teks al-qur’an, mengingat semakin luasnya wilayah islam dan kebutuhan untuk menyatukan bacaan di berbagai daerah
Copyrights © 2024