Era digital membawa perubahan signifikan dalam pengkajian ulumul Qur'an, khususnya dalam hal aksesibilitas, penyebaran, dan pemahaman terhadap ilmu-ilmu yang berkaitan dengan al-Qur'an. Digitalisasi telah mempermudah umat Islam untuk mempelajari al-Qur'an dan ulumul Qur'an melalui berbagai platform seperti aplikasi, situs web, dan media interaktif lainnya. Namun, transformasi ini juga diiringi dengan tantangan seperti keakuratan informasi, pemahaman konteks, dan etika dalam menggunakan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk menganalisis peluang, tantangan, dan harapan terkait ulumul Qur'an di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital berpotensi besar dalam memperluas jangkauan ulumul Qur'an, meningkatkan kolaborasi ilmiah, dan menyajikan ilmu ini dengan cara yang lebih relevan bagi generasi masa kini. Namun, keberhasilan ini memerlukan komitmen terhadap etika dan validitas ilmiah agar digitalisasi tidak menurunkan kualitas pemahaman al-Qur'an.
Copyrights © 2024