Penentuan populasi dan sampel merupakan elemen kunci dalam metodologi penelitian yang mempengaruhi keandalan dan validitas hasil, baik dalam konteks kuantitatif maupun kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk membahas perbedaan prinsip dan teknik penentuan ukuran sampel dalam kedua pendekatan metodologi tersebut serta mengidentifikasi teknik sampling yang tepat. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka untuk mengevaluasi teori dan praktik terkait dengan teknik sampling dan rumus penentuan ukuran sampel, termasuk teknik probabilitas dan non-probabilitas serta rumus-rumus yang sering digunakan dalam penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian kuantitatif memerlukan ukuran sampel numerik untuk menghindari kesalahan penelitian tipe I dan II, sementara penelitian kualitatif mengandalkan prinsip saturasi data. Temuan ini menekankan pentingnya memilih teknik sampling dan ukuran sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian serta memberikan panduan praktis untuk meningkatkan keakuratan hasil penelitian. Hasil penelitian memberikan pemahaman mendalam tentang teknik sampling untuk meningkatkan kualitas dan validitas penelitian.
Copyrights © 2024