Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan CPPT elektronik yang dilihat dari 4 aspek yaitu, Identifikasi, Autentifikasi, Pelaporan, pencatatan yang benar. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, Hasil dari penelitian ini yaitu hasil analisis dari kunjungan pasien pada bulan Januari – Februari dan Maret 2024 didapatkan sempel sebanyak 356 kunjungan, penulis mendapatkan hasil sebagai berikut diantaranya, data identifikasi dari ccpt instalasi gawat darurat di peroleh informasi bahwa kelengkapan Nama, Jenis kelamin, dan No Rekam medis 100 % lengkap (356) responden, pada autentifikasi analisis data identifikasi dari ccpt instalasi gawat darurat di peroleh informasi bahwa dari 356 responden yang digunakan, menunjukan hasil bahwa kelengkapan tertinggi dengan jumlah bahwa yang lengkap sebanyak 320 dengan persentase 89.9% dan yang tidak lengkap sebanyak 36 dengan persentase 10.1%. Laporan Penting tentang catatan perkembangan pasien terintegrasi instalasi gawat darurat di RSU Dharma Yadnya, menunjukan hasil bahwa kelengkapan tertinggi dengan jumlah 314 catatan perkembangan pasien terintegrasi pasien, dengan jumlah persentase 88.4 %, ketidaklengkapan tertinggi sebanyak 42 dengan persentase 13.2%. Pencatatan yang benar pada catatan perkembangan pasien terintegrasi instalasi gawat darurat di RSU Dharma Yadnya, diperoleh bahwa kelengkapan keterbacaan tulisan, pembetulan 100% lengkap, namun masih terdapat bagian yang kosong dalam pencatatan yaitu 19.1% atau 68 responden keterbatasan penulis dari penelitian ini yaitu Penelitian dari keterbatasan pelaksanaannya, keterbatasan dalam penelitian terkait sistem yang mengakses CCPT rekam medis elektronik. Adapun saran yang dapat penulis sampaikan yaitu sebaiknya dilakukan sosialisasi mengenai kelengkapan dan ketepatan waktu pengisian CPPT kepada seluruh petugas medis yang bertanggung jawab dalam pengisian cppt.
Copyrights © 2024