Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dipilih melalui teknik purposive sampling dan diambil 3 orang mahasiswa yang memiliki kemampuan membaca al-quran tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep statistika dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep statistika SKMAT pada indikator explanning dan inferring lebih baik daripada SKMAS dan SKMAR. Pada indikator interpreting pemahaman konsep statistika ketiga mahasiswa sama baiknya, yakni semua mahasiswa mampu menafsirkan ulang konsep ke interpretasi yang berbeda. Sedangkan untuk indikator exemplifying pemahaman konsep statistika SKMAR lebih baik daripa SKMAT dan SKMAS. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru kemampuan membaca al-quran tinggi juga memiliki pemahaman konsep yang baik.
Copyrights © 2024