Penelitian ini mengeksplorasi peran efisiensi aset dan marjin laba dalam meningkatkan profitabilitas PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2023. Dalam konteks globalisasi dan persaingan yang ketat, pentingnya pengukuran yang tepat terhadap Total Asset Turnover (TATO) dan Gross Profit Margin (GPM) sebagai prediktor ROA tidak dapat diragukan lagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis ex-post facto dan deskriptif asosiatif, dengan menggunakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara TATO, GPM, dan ROA. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 85%, menunjukkan bahwa 85% variasi variabel dependen (ROA) dapat dijelaskan oleh variabel independen (TATO dan GPM). Sedangkan sisanya sebesar 15% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya manajemen aset dan manajemen laba secara strategis dalam konteks pertumbuhan jangka panjang perusahaan di pasar global yang dinamis.
Copyrights © 2024