Bandung, sebuah kota yang distigmatisasi sebagai “Kota Mode” baik di skala Jawa Barat maupun Indonesia. Identitasnya melekat sejak zaman kolonial hingga hari ini, yang muncul sebagai jejak historis maupun industri retail, garmen, fashion & style yang bertebaran di kota Bandung. UMKM turut berkontribusi atas perkembangan nilai-nilai budaya populer, salah satunya yang bergerak dalam industri kecil ialah merek D99. Sebuah merek baru yang memproduksi beberapa item fashion, namun ia juga berkembang melalui tipe usaha yang menjual produk-produk pre-owned (seken) dengan kualitas tinggi, seperti jaket & sepatu-sepatu boots merek ternama. Usaha yang baru saja dirintis, membuka permasalahan baru yakni tentang bagaimana merek tersebut dirancang dengan sejumlah kebutuhan strategi. Melalui metode kualitatif dan dalam kurun waktu yang singkat namun berkepanjangan ke depannya, penulis terlibat penuh dalam proses pencitraan merek, baik pada segi strategi perencanaan dalam program dan perancangan identitas visualnya. Untuk alasan tersebut artikel ini dirancang sebagai bentuk laporan dari kinerja penulis dalam mengabdikan diri terhadap industri yang ada di ruang lingkup masyarakat.
Copyrights © 2024