Terjadinya kecelakaan kerja tentu menimbulkan kerugian dan masalah pada kelangsungan sebuah pekerjaan, baik kerugian secara materiil maupun korban jiwa. Perilaku kerja yang tidak aman (unsafe act) dan kondisi kerja yang tidak aman (unsafe condition) dapat diketahui melalui suatu identifikasi bahaya menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control). Upaya pengendalian guna mencegah dan meminimalisir adanya kecelakaan kerja tersebut dapat dilakukan dengan mempelajari suatu pekerjaan. Kemudian mengidentifikasi bahaya dan potensi insiden yang berhubungan dengan setiap langkah yang digunakan untuk menemukan solusi dan mengontrol bahaya yang ada. Identifikasi bahaya dari enam proses kerja pada proses instalasi unit pendingin udara, terdapat tiga belas (13) bahaya kesehatan, lima (5) bahaya keselamatan dan dua (2) bahaya lingkungan yang menjadi potensi bahaya yang mengancam pada proses instalasi pendingin ruangan. Penilaian risiko dari 20 bahaya yang ada, dapat disimpulkan bahwa terdapat 11 risiko kategori rendah, 7 kategori risiko sedang dan 2 kategori risiko tinggi. Pada keseluruhan proses instalasi unit pendingin udara terdapat 55% kategori risiko rendah, 35% kategori risiko sedang, 10% risiko tinggi dan 0% kategori risiko sangat tinggi. Dari 35% kategori risiko sedang, semuanya turun ke kategori rendah. Dan 10% kategori risiko tinggi, seluruhnya turun ke kategori risiko rendah. Ini menunjukkan bahwa seluruhnya berada dalam kategori risiko rendah.
Copyrights © 2024