Penelitian ini mengkaji peran demokrasi, populasi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Pertumbuhan ekonomi adalah proses dinamis yang mencerminkan kemampuan suatu daerah untuk menyediakan barang dan jasa bagi penduduknya. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari tahun 2018 hingga 2023, dengan menerapkan model data panel dan analisis regresi linier untuk menilai dampak faktor-faktor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan memperluas pasar untuk barang dan jasa, sementara IPM yang lebih tinggi dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, studi ini mengungkapkan bahwa demokrasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Lampung. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi pembangunan ekonomi harus fokus pada keseimbangan antara pertumbuhan populasi dan peningkatan pembangunan manusia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024