Transformasi digital dalam akuntansi merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan efisiensi, akurasi, dan transparansi proses bisnis. Adopsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), blockchain, cloud computing, big data, dan robotic process automation (RPA) memungkinkan perusahaan untuk mengotomatisasi tugas-tugas akuntansi rutin, meningkatkan analisis data, dan memberikan wawasan yang lebih mendalam untuk pengambilan keputusan. Namun, meskipun potensi manfaatnya besar, transformasi digital ini juga menghadirkan berbagai tantangan, baik yang bersifat teknis maupun non-teknis. Hambatan teknis, seperti masalah kompatibilitas sistem, keamanan data, dan infrastruktur yang tidak memadai, dapat menghambat implementasi teknologi baru. Sementara itu, hambatan non-teknis, seperti resistensi terhadap perubahan, kurangnya sumber daya, dan budaya organisasi yang kurang mendukung, juga seringkali menjadi penghalang bagi keberhasilan transformasi digital. Oleh karena itu, untuk berhasil dalam transformasi digital akuntansi, perusahaan perlu mengadopsi strategi yang tepat, seperti pelatihan dan pendidikan bagi karyawan, manajemen perubahan yang efektif, dan pemilihan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam transformasi digital akuntansi serta solusi yang dapat diterapkan untuk menghadapinya, dengan tujuan memberikan wawasan praktis bagi perusahaan dalam menghadapi era digital yang terus berkembang.
Copyrights © 2024