Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan karismatik dalam penerapan nilai-nilai pesantren di Pesantren Assadiyah Belawa Baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data primer diperoleh dari kepala pesantren, guru, dan siswi. Kyai karismatik memiliki peran strategis dalam upaya pengembangan. Kiai digunakan sebagai panutan oleh masyarakat di dalam dan di luar pesantren. Karakteristik kepemimpinan kyai karismatik meliputi: 1) Pengaruh Ideal, seorang kyai memiliki pengaruh, yaitu: (a) membayangkan; (b) memberi energi; dan (c) memberdayakan. Membayangkan. 2) Motivasi Inspirasional, sebagai pemimpin membutuhkan gaya dan keterampilan yang tinggi. 3) Keterikatan Individu, seorang Kyai dapat berpengaruh pada kelompok di dalam kelompok. 4) Stimulasi Intelektual, keuntungannya adalah intelektual cenderung menunjukkan rasa tanggung jawab yang cukup besar. Penerapan nilai-nilai pesantren di pesantren pada era revolusi teknologi 4.0, yaitu sebagai berikut: a) Nilai-nilai akhlak kepada Allah dengan melaksanakan shalat lima waktu berjamaah; Shalat lima waktu merupakan sarana komunikasi antara manusia dan Allah SWT, karena syarat sahnya shalat adalah waras dan telah mencapai usia baligh. b) Berbuka puasa sunnah bersama. Kegiatan ini diprogramkan sebulan sekali dengan pembagian penanggung jawab pelaksanaannya per kelas.
Copyrights © 2024