Masa transisi dari remaja menuju dewasa awal adalah fase krusial dalam perkembangan individu, terutama bagi mereka yang merantau untuk melanjutkan pendidikan akibat terbatasnya pilihan program studi di daerah asal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, tercatat dari total 7,8 juta mahasiswa di Indonesia, 597.210 di antaranya merupakan mahasiswa perantau yang belajar di Jakarta. Mahasiswa ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyesuaian lingkungan, tekanan akademis, masalah keuangan, dan rasa kesepian. Dukungan sosial dari teman sebaya menjadi faktor penting dalam membantu mereka mengatasi tantangan ini dan meningkatkan kesejahteraan psikologis, khususnya pada aspek otonomi, hubungan sosial, dan keseimbangan emosi. Penelitian kuantitatif ini, melibatkan 301 mahasiswa perantau berusia 18-25 tahun, menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 23,6%, dengan korelasi 0,486 dan determinasi 0,236. Temuan ini menegaskan pentingnya peran teman sebaya dalam mendukung kesejahteraan psikologis. Kata Kunci : Dukungan Sosial, Teman Sebaya, Kesejahteraan Psikologis, Mahasiswa Perantau
Copyrights © 2024