Perkembangan teknologi informasi merupakan pertanda akan dimulainya era globalisasi dimana dalam era ini semakin tipis batas antara negara satu dengan negara lain. Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi ini juga telah merubah sistem pemerintahan di Indonesia menuju sistem pemerintahan berbasis internet (e-governance). Dengan masuknya era globalisasi ini maka pemerintah harus merubah arah kebijakan publik dari pola tradisional kearah berbasis internet. Perubahan arah kebijakan publik dari pemerintah serta terbukanya akses kerjasama antara pemerintah didalam negeri dengan pemerintah di luar negeri pada akhirnya akan terbentuk jalinan kerjasama secara global. Jalinan kerjasama ini tidak menutup kemungkinan akan dilakukan oleh pemeritahan desa sehingga konsep globa village bukan lagi suatu keniscahyaan. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitian ini adalah kendala utama dalam penerapan global village ini adalah kesenjangan Sumber Daya Manusia (SDM) antara wilayah core (kota) dengan wilayah periphery (pinggiran). Kesenjangan SDM itulah yang selanjutnya menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia guna memakmurkan negara ini, karena desa sebagai tumpuan atau garda terdepan dan merupakan harapan keberhasilan dalam segala urusan dan segenap unsur yang berada diatasnya. Indonesia bisa dikatakan makmur jika desa ikut makmur.Kata Kunci : desa, globalisasi, global village, teknologi informasi
Copyrights © 2016