PEMIMPIN - Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan
Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2022

PERAN DAN KETERLIBATAN SISWA DALAM GERAKAN ANTI KORUPSI DI SD GMIT TOFA AMARASI BARAT KABUPATEN KUPANG

Windyantri Marwelmeskir Lado (Universitas Citra Bangsa)
Valdy Yonel Yunior Bulan (Program Studi PGSD, Universitas Citra Bangsa, Kupang, Nusa Tenggara Timur.)
Chantika Angelin Amtiran (Program Studi PGSD, Universitas Citra Bangsa, Kupang, Nusa Tenggara Timur.)
Suzana Trifonia Tey Seran (Program Studi PGSD, Universitas Citra Bangsa, Kupang, Nusa Tenggara Timur.)
Debora Bais (Program Studi PGSD, Universitas Citra Bangsa, Kupang, Nusa Tenggara Timur.)
Desi Marsinta Loasana (Program Studi PGSD, Universitas Citra Bangsa, Kupang, Nusa Tenggara Timur.)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2022

Abstract

Abstrak Korupsi adalah perbuatan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan atau perekonomian negara. Oleh karena itu siswa harus dilibatkan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia sebagai salah satu bagian terpenting dari masyarakat yang merupakan pewaris masa depan. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi. Keterlibatan siswa dalam gerakan anti korupsi dapat dibedakan menjadi empat yaitu: (1) di lingkungan keluarga; (2) lingkungan sekolah; (3) masyarakat sekitar; dan (4) di tingkat lokal dan nasional. Pendidikan anti korupsi dini sebagai langkah awal terhadap penanganan kasus korupsi dari diri sendiri dan diharapkan berimplikasi terhadap kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Abstract Corruption is an act against the law with the intention of enriching oneself or others which is detrimental to the state's finances or economy. Therefore, students must be involved in eradicating corruption in Indonesia as one of the most important parts of society who are the inheritors of the future. The method used is the method of socialization. The involvement of students in the anti-corruption movement can be divided into four, namely: (1) in the family environment; (2) school environment; (3) the surrounding community; and (4) at local and national levels. Early anti-corruption education is the first step towards handling corruption cases from oneself and is expected to have implications for family, community, nation and state life.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

pemimpin

Publisher

Subject

Arts Education Engineering Library & Information Science Mathematics Social Sciences Other

Description

PEMIMPIN - Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Citra Bangsa yang mempublikasikan artikel-artikel hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan diperuntukan bagi Dosen, Guru, Insan-insan Pendidik baik Departemen ...