Multikultura
Vol. 1, No. 1

DIPLOMASI RUSIA DALAM KASUS KECELAKAAN PESAWAT BOEING 777-200ER MILIK MALAYSIA: MANUVER KONTRAPROPAGANDA

Oktagrasya, Adonia (Unknown)
Fahrurodji, Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2022

Abstract

Artikel ini menganalisis langkah diplomasi Rusia terhadap propaganda Ukraina tentang keterlibatan Rusia dalam kecelakaan pesawat Boeing 777-200ER milik Malaysia di Donetsk, Ukraina pada tahun 2014. Fokus penelitian ini adalah upaya kontrapropaganda Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia yang mewakili suara pemerintah Rusia untuk membantah tudingan Ukraina terhadap Rusia. Tujuan artikel ini adalah menganalisi implementasi kontrapropaganda Rusia melalui pidato Lukashevich tentang kecelakaan pesawat Boeing 777-200ER pada tahun 2014 sebagai sebuah manuver diplomasi.. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis Norman Fairclough dengan tiga dimensi model, yakni analisis teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Manuver kontrapropaganda yang dilakukan Rusia dalam pidato ini dianalisis berdasarkan konsep kontrapropaganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kontrapropaganda Rusia melalui pidato juru bicara Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia berupa narasi tentang pemerintah Ukraina yang tidak melakukan investigasi objektif dalam kecelakaan pesawat Boeing sehingga Ukraina hanya dianggap membuat tuduhan belaka. Rusia juga menyalahkan pemerintah Ukraina selaku penyebab kecelakaan pesawat Boeing karena tidak menghentikan perang di daerah separatis hingga menembaki pesawat Boeing yang terbang melintasi wilayah tersebut.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

publication:multikultura

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences

Description

MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review ...