cover
Contact Name
Maman Lesmana
Contact Email
maman.lesmana@ui.ac.id
Phone
+628159095175
Journal Mail Official
maman.lesmana@ui.ac.id
Editorial Address
Building 7, Faculty of Humanities, Kampus UI Depok, Indonesia 16424Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Multikultura
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 29634199     EISSN : 29634199     DOI : -
MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review process.
Articles 162 Documents
PERBUDAKAN DI RUSIA ABAD XIX DALAM NOVEL BEDNYE LJUDI (1846) KARYA FYODOR DOSTOEVSKY: PENOKOHAN, KRITIK SOSIAL, SOSIOLOGI SASTRA Milenia, Febriani Putri; Limbong, Banggas
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini mengkaji perilaku perbudakan di Rusia di abad XIX dalam novel Bednye Ljudi (1846) karya Fyodor Dostoevsky. Karya sastra digunakan sebagai media kritik. Novel ini menceritakan fenomena perbudakan pada bobroknya pemerintahan Rusia abad XIX. Penulis berhipotesis bahwa novel ini merupakan media Dostoevsky untuk mengkritik perbudakan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana novel Bednye Ljudi (1846) karya Fyodor Dostoevsky berfungsi sebagai kritik sosial yang dibuktikan dengan mendeskripsikan cerita dan menganalisisnya berdasarkan representasi tokoh dan penokohan, kritik sosial, dan sosiologi sastra. Hasil penelitian membuktikan bahwa Dostoevsky memberikan kritiknya terhadap perilaku perbudakan di abad XIX yang direpresentasikan melalui perilaku tokoh tuan tanah yang kejam terhadap tokoh budak.
REPRESENTASI SEJARAH ROTTERDAM DALAM LIRIK LAGU ‘ROTTERDAM’ (2000) KARYA FREDERIQUE SPIGT: ANALISIS SEMIOTIKA Fiska, Queen Ngazizatus; Pesulima, Barbara Elisabeth Lucia
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas representasi peristiwa sejarah kota Rotterdam dalam lirik lagu “Rotterdam” (2000) karya Frederique Spigt. Lirik lagu tersebut akan dianalisis makna denotatif dan makna konotatifnya menggunakan metode kualitatif, konteks historis dan teori semiotika Roland Barthes. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana karya seni lagu dapat merepresentasikan peristiwa sejarah sebuah kota? adapun pertanyaan penelitiannya bagaimana representasi peristiwa-peristiwa sejarah kota Rotterdam dalam lirik lagu ‘Rotterdam’ karya Frederique? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna-makna yang mengandung konteks sejarah kota Rotterdam pada lirik lagu tersebut. Hasil penelitian membuktikan bahwa peristiwa sejarah tidak hanya terdapat pada dokumen-dokumen sejarah, tetapi juga bisa terdapat pada lirik lagu, seperti isi dari lirik lagu Rotterdam ini yang mengandung peristiwa-peristiwa sejarah kota Rotterdam. Secara keseluruhan lagu ini merepresentasikan gambaran yang kompleks terkait dengan perjalanan sejarah kota Rotterdam. Melalui lirik lagu penulis lirik merepresentasikan gambaran penderitaan, kemalangan, dan perubahan yang dialami kota Rotterdam.
MENINGKATKAN CITRA BANGSA MELALUI DIPLOMASI BUDAYA: PENYELENGARAAN PIALA DUNIA FIFA 2022 DI QATAR Izzah, Hafshah Nur; Apipudin, Apipudin
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Qatar adalah negara yang konservatif, namun berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022. Qatar memanfaatkan ajang Piala Dunia FIFA 2022 untuk melakukan diplomasi budaya dengan tujuan nation branding dan mengubah stigma negatif yang melekat pada Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan tentang unsur-unsur budaya Qatar yang ditransmisi kepada masyarakat internasional pada ajang Piala Dunia FIFA 2022 berdasarkan teori Diplomasi Budaya menurut Milton Curtis Cummings. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data dari sumber kepustakaan lalu mendeskripsikan hasil interpretasi ke dalam tulisan. Hasil temuan dari penelitian ini adalah Qatar mentransmisi aspek bahasa, kesenian, peralatan, dan agama saat proses diplomasi budaya. Qatar menggunakan media daring seperti situs web dan sosial media dalam memperkenalkan budayanya agar dapat menjangkau masyarakat di seluruh dunia secara lebih luas. Dan Qatar mendapatkan banyak keuntungan nasional setelah Piala Dunia FIFA 2022 usai yang menandakan diplomasi budaya yang Dilakukan pada ajang tersebut berhasil.
TINDAK TUTUR MEMUJI OLEH KOMENTATOR BAHASA ARAB PADA SIARAN FINAL SEPAK BOLA PIALA DUNIA 2022 Aprilian, Dhafa; Triwinarti, Wiwin
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuturan merupakan wacana yang menonjolkan rangkaian peristiwa dalam serentetan waktu tertentu, bersama dengan partisipan dan keadaan tertentu. Dalam dunia sepak bola, banyak ditemukan tindak tutur memuji yang berkaitan antara komentator sebagai penutur dengan kejadian yang sedang berlangsung. Dalam hal ini, studi pragmatik bahasa Arab akan dilakukan melalui pengkajian sebuah pertandingan sepak bola Final Piala Dunia 2022 antara Argentina versus Prancis. Pada umumnya, pertandingan sepak bola dunia menampilkan komentator dalam bahasa Inggris saja, tetapi dengan diadakannya Piala Dunia 2022 di Qatar, maka siaran Piala Dunia 2022 juga menampilkan komentator dalam bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif metode deskriptif analitis dengan pendekatan pragmatik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk dan jenis-jenis tindak tutur memuji yang dituturkan dalam Final Piala Dunia 2022 melalui komentator berbahasa Arab. Teori yang digunakan dalam mengategorisasikan bentuk-bentuk pujian menggunakan teori Yuan (2002), sedangkan dalam mengategorisasikan jenis-jenis pujian menggunakan teori Holmes (1986). Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan 16 data pujian yang terbagi atas 13 termasuk ke dalam bentuk pujian tidak terikat dan 3 data termasuk ke dalam bentuk pujian terikat. Semua data termasuk ke dalam jenis pujian terhadap kemampuan, prestasi atau perbuatan baik.
PENGGUNAAN ARTIKEL BAHASA BELANDA OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI BELANDA TINGKAT II DAN III TAHUN AJAR 2023/2024 Aprilia, Vanya; Gustinelly, Eliza
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa adalah sistem tanda bunyi yang disepakati untuk dipergunakan oleh para anggota kelompok masyarakat tertentu dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meluasnya ilmu pengetahuan banyak masyarakat tertarik untuk belajar bahasa asing. Ketika belajar bahasa asing, pelajar diharapkan mampu untuk menguasai berbagai kemampuan dalam berbahasa, seperti gramatika atau tata bahasa. Dalam bahasa Belanda, terdapat unsur tata bahasa yang harus dipelajari, yaitu artikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan artikel dalam bahasa Belanda oleh mahasiswa tingkat dua dan tiga Program Studi Belanda tahun ajar 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang berasal dari hasil pengerjaan soal mengenai artikel yang dilakukan oleh dua puluh mahasiswa Program Studi Belanda tingkat dua dan tiga tahun ajar 2023/2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Belanda tingkat tiga melakukan kesalahan lebih banyak dalam penggunaan artikel dalam bahasa Belanda dibandingkan mahasiswa tingkat dua terutama pada artikel indefinit een.
GASTRODIPLOMASI KOREA DALAM ACARA REALITAS MEMASAK “THE GENIUS PAIK” Cahyadi, Gusti Agung Ayu Tehilla Putri; Zaini, Zaini
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERMINTAAN DALAM PERJANJIAN PERSAHABATAN ANTARA BELANDA DENGAN RAJA BADUNG PADA 3 JULI 1818 DALAM SURAT K45.84 Astari, Muhamad Rifky; Christomy, Tommy
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PEMIKIRAN MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB TERHADAP KAUM PADERI DI MINANGKABAU Maulana, Muhammad Afief; Letmiros, Letmiros
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara pemikiran Muhammad bin Abdul Wahhab dari Arab Saudi dengan kaum Paderi di Minangkabau. Pemikiran sang tokoh ini, akhirnya disebut dengan pemikiran Wahabi yang diterapkan kaum Paderi, terlihat dalam upaya kaum Paderi membasmi pemahaman TBC (tahayul, bid’ah dan churafat); usaha mengakhiri perang Paderi; serta dampak positif dari peristiwa tersebut terhadap masyarakat Minangkabau berdasarkan analisis teori kebudayaan C.A.Van Peursen. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif yang menggabungkan antara teori penelitian sejarah dan teori penelitian kebudayaan. Peneliti mengumpulkan data, menganalisis data, melakukan interpretasi data, dan mengakhirinya dengan kesimpulan.. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa adanya keterkaitan yang kuat antara gerakan kaum Paderi dengan pemikiran Wahabi, di antaranya adalah pemikiran Wahabi telah berhasil menghilangkan secara signikan paham TBC (tahayul, bid’ah dan churafat) yang sebelumnya telah merasuk ke dalam pemahaman keislaman masyarakat Minangkabau; terjadinya perdamaian antara kaum Paderi dan kaum Adat dengan menghasilkan konsensus ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah) yang menjadi filosofi hidup masyarakat Minangkabau sampai saat ini. Kemudian, berdasarkan teori kebudayaan C.A Van Peursen (1988), gerakan Paderi yang dilhami oleh pemikiran Wahabi secara bertahap berhasil mengubah kebudayaan masyarakat Minangkabau dari tingkat mitis kepada tingkat kebudayaan ontologis, hingga masyarakat Minangkabau mengenal ungkapan, “Alam Takambang Jadikan Guru.”
ETNIS TIONGHOA DAN DINAMIKANYA DALAM KESUKSESAN BULU TANGKIS INDONESIA Naftali, Michelle Ladykia; Roring, Albert P. J.
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran etnis Tionghoa dalam perjalanan kesuksesan bulu tangkis Indonesia pada tahun 1966-1998. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan etnis Tionghoa dari berbagai bidang dan dinamikanya dalam kesuksesan bulu tangkis Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah. Dalam pengumpulan data akan menggunakan teknik studi pustaka dan wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sekalipun di tengah dinamika sosial dan politik pada masa Orde Baru (1966-1998) yang diskriminatif seperti kewajiban memiliki SBKRI dan adanya kekerasan rasial, tetapi etnis Tionghoa dari berbagai bidang tetap melakukan perannya masing-masing dalam kesuksesan bulu tangkis Indonesia sebagai bentuk rasa nasionalisme untuk menanggapi keadaan yang dialami tersebut. Hal ini dapat diperhatikan dari berbagai bidang, mulai dari atlet yang mengharumkan nama Indonesia di dunia melalui perjuangan prestasi sebagai bentuk menunjukkan identitas nasional, pelatih yang berjuang melatih guna menghasilkan atlet yang berprestasi, organisator yang rela bergerak di bidang politik organisasi bulu tangkis demi kepentingan Indonesia, hingga sebagai pengusaha membantu pembinaan bulu tangkis Indonesia melalui pendanaan. Lalu, kesuksesan bulu tangkis Indonesia ini berdampak positif terhadap respon yang diberikan oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia yaitu berupa dukungan, sambutan, dan apresiasi yang tinggi kepada para kontingen bulu tangkis Indonesia.
KENAKALAN REMAJA DALAM FILM WIJ (2018) KARYA RENE ELLER: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Pardede, Godeliva J. R.; Pesulima, Barbara Elisabeth Lucia
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film adalah salah satu jenis karya sastra yang digunakan sebagai media untuk memberi gambaran fenomena di masyarakat. Remaja merupakan bagian dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisahkan. Kehidupan remaja di Belanda dituangkan dalam sebuah film berdurasi 100 menit berjudul Wij karya Rene Eller yang dirilis pada tahun 2018. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah penggambaran kenakalan remaja dalam film Wij (2108) dan representasinya di masyarakat Belanda. Tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan bentuk-bentuk kenakalan remaja dalam film Wij (2018) serta perbandingan penggambarannya dalam film dengan realita di masyarakat Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori sosiologi sastra Sapardi Djoko Damono serta Wellek dan Warren. Penelitian ini juga menggunakan pendapat dan pemikiran dari beberapa peneliti sosial Belanda antara lain; Van der Laan dalam penelitiannya mengenai penurunan kenakalan remaja di Belanda, serta Grasmeijer yang meneliti pengaruh keluarga terhadap perilaku antisosial remaja. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, ditemukan bentuk-bentuk kenakalan remaja dalam film Wij (2018) yaitu; mabuk minuman beralkohol, penganiayaan, prostitusi remaja, dan kejahatan properti. Analisa yang dilakukan membuktikan bahwa film Wij (2018) merepresentasikan kehidupan remaja di masyarakat Belanda. Film sebagai ceriman kehidupan sosial masyarakat tidak hanya menampilakan sisi baik, tetapi juga sisi buruk dalam bentuk kenakalan remaja.

Page 1 of 17 | Total Record : 162