Multikultura
Vol. 1, No. 2

KONSEP MANUNGGALING KAWULA GUSTI DALAM LIRIK LAGU SUGIH TANPA BANDHA KARYA SUDJIWO TEJO

Naufal, Muhammad Feraldy (Unknown)
Darmoko, Darmoko (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2022

Abstract

Manunggaling kawula Gusti adalah sebuah konsep dalam budaya Jawa yang diajarkan Syekh Siti Jenar, bahwa sejatinya Tuhan itu ada dalam diri manusia. Konsep ini menggambarkan berpadunya kawula (manusia) dengan Gusti (Tuhan). Sugih tanpa bandha adalah pemikiran Raden Mas Panji Sosrokartono, yang kemudian disajikan dan dipopulerkan melalui sebuah tembang oleh Sudjiwo Tejo. Artikel ini mengkaji konsep manunggaling kawula Gusti dalam lirik lagu tersebut. Penelitian dilakukan dengan analisis interpretatif pada lirik lagu dan dalam kerangka konsep etika (filsafat moral) dari Franz Magnis Suseno. Hasil pembahasan dapat dirumuskan bahwa syair lagu Sugih Tanpa Bandha memiliki keterkaitan dengan tahapan-tahapan untuk mencapai kemanunggalan (berpadunya pribadi manusia dengan Tuhan). Adapun temuan yang dapat disajikan yaitu bahwa konsep manunggaling kawula Gusti terjabarkan di dalam litik lagu melalui sebuah penyusunan larik-demi larik ungkapan bahasa yang mengungkapkan relasi antara manusia dan Tuhan. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang hidup tentram dengan tanpa konflik dalam relasi antara manusia dan Tuhan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

publication:multikultura

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences

Description

MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review ...