AGRISE
Vol 15, No 1 (2015)

PERBANDINGAN POLA KONSUMSI UNTUK IMPOR BUAH SEGAR SELEKTIF DI INDONESIA

Vera Sylvia Saragi Sitio (Department of Agricultural Socio-Economics, Agriculture Faculty, Brawijaya University National Pingtung University of Science and Technology, Taiwan)
Wen-Chi Huang (National Pingtung University of Science and Technology)
Syafrial Syafrial (Universitas Brawijaya)
Moch. Muslich Mustadjab (Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2016

Abstract

Konsumsi buah segar telah meningkat sejak tahun 1998 setelah krisis monter, sering dengan kenaikan import buah segar. Penelitian ini hanya terbatas untuk mengidnetifikasi tiga jenis buah impor utama seperti buah jeruk, apel dan pir dari tiga negara pengekpor seperti Cina, Amerika Serikat dan Australia. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis market share sebelum dan setelah krisis moneter Asia dan untuk mengidnetifikasi hubungan antara pendapatan dan jumlah permintaan impor dalam mengubah pola konsumsi konsumen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebelum krisis moneter, market share untuk buah segar selektif terdistribusi merata tetapi setelah krisis moneter, negara Cina menjadi  negara pengimpor utama untuk buah jeruk, apel dan pir sebesar lebih dari 50 persen dari keseluruhan total impor. Hubungan antara pendapatan dan permintaan dari buah segar selektif ini adalah positif, dimana pendapatan per kapita berkontibusi secara positif untuk permintaan impor buah segar ini.  

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

AGRISE

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance

Description

AGRISE adalah Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian yang berada di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Jurnal ini diterbitkan pertama kali pada tahun 2001 oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian FPUB. Pada tahun ...