Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perspektif etika Kristen terkait fenomena penggunaan AI dalam dunia pendidikan. Di mana, hadirnya AI memberikan tantangan tersendiri bagi banyak aspek khususnya etika dalam penggunaan AI. Mudahnya penggunaan AI dalam membuat materi, menjawab pertanyaan, membuat tugas sekolah, menganalisis data, menulis artikel, sehingga terjadi degradasi etika dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, perspektif etika Kristen bertanggung jawab untuk menavigasi fenomena penggunaan AI dalam dunia pendidikan agar, sesuai dengan koridor dan kebutuhan tanpa mengabaikan sikap berpikir kritis dan kemampuan menganalisis pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika Kristen memiliki peran penting dalam menavigasi penggunaan AI terhadap dunia pendidikan, agar mempertahankan eksistensi kaidah-kaidah ilmiah dalam pembelajaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Etika Kristen memandang pentingnya kesadaran dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, agar tidak kecanduan pada penggunaan AI. Etika Kristen tidak mentolerir penyimpangan dalam penggunaan AI secara berlebihan, sehingga tidak menimbulkan bias. Pendidikan yang baik menghasilkan cara berpikir yang baik, etika yang baik, pembelajar yang berintegritas, dan bermuara pada prinsip-prinsip kekristenan.
Copyrights © 2024