Perubahan paradigma Pendidikan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) menjadi institusi penghasil pendapatan menjadikan perubahan tata kelola. SMK yang dituntut untuk menghasilkan lulusan yang siap pakai kini bergeser karena hasil proses pendidikannya mampu dihargai dan diperhitungkan sebagai penambah pendapatan sekolah. Usulan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) SMK dirasa kurang tepat dikarenakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih banyak guru akan lebih terbebani untuk proses pengelolaannya. Usaha Mandiri (USMAN) SMK merupakan salah satu inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mengedepankan fleksibilitas BLUD tetapi dengan administrasi yang lebih sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SDM terhadap pengelolaan keuangan USMAN. Penelitian ini merupakan korelasional dengan tujuan untuk mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. Dari seluruh total pupulasi sebanyak 420 orang, terkumpul 320 sampel dengan rincian 72 Kepala Sekolah, 121 Koordinator USMAN, 127 Bendahara USMAN. Hasil penelitian membuktikan bahwa SDM, merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan USMAN. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut harus selalu dilakukan evaluasi dan perbaikan supaya pengelolaan keuangan USMAN lebih baik.
Copyrights © 2024