Preeklamsia (PE) adalah gangguan multisistem dan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan perinatal. Prevalensi kejadian hipertensi selama kehamilan di Indonesia tahun 2020 sebesar 33,3% dan menjadi penyebab tertinggi dibandingkan perdarahan obstetri yaitu sebesar 28,86%. Pencegahan preeklamsia pada individu yang berisiko tinggi dapat mencegah kematian ibu dan kesakitan ibu dan janin.. Menerapkan peningkatan pengetahuan pada kader posyandu sangat membantu bidan desa dalam pencegahan terjadinya preeklamsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor – faktor yang mempengaruhi pengetahuan kader pada preeklamsi di PKM Kutamukti Ka. Karawang tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan crosssectional, jumlah sample 32 org kader di PKM kutamukti Kab. Karawang. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengalaman menjadi kader dalam pengetahuan baik dengan P Value < 0,005. Sementara faktor – faktor yang lain kurang bermakna. Kesimpulan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan kader di pengaruhi oleh faktor – faktor individu sehingga perlu pemantapan lebih baik lagi dalam memberikan penjelasan kepada kader dalam melakukan peningkatan pengetahuan kader
Copyrights © 2023