Paper ini menjelaskan bagaimana profetisme sebagai sebuah spirit menginspirasi gerakan sosial Muhammadiyah hingga mencapai posisi yang kokoh, kendati menghadapi pelbagai tantangan gelombang besar globalisasi. Penggunaan pendekatan transformasi sosial untuk membaca situasi kekinian, menemukan bahwa Muhammadiyah cukup tergoncang menghadapi kekuatan kapitalisme baru yang bekerja melalui arus sistem-sistem pasar yang menjangkau seluruh dimensi kehidupan. Pada akhirnya, bagian utama pada paper ini memberikan sejumlah saran untuk revitalisasi dan transformasi profetisme di dalam konteks kontemporer sebagai solusi untuk mengendalikan globalisasi.
Copyrights © 2016