Resiko jatuh pada lansia dapat menjadi masalah serius yang menganggu kesehatan. Hal ini akan menyebabkan berbagai masalah pada lansia seperti cedera, kecacatan, gangguan dalam berjalan, penurunan kemampuan beraktifitas sehingga lansia kehilangan kemandirian (ADL). Upaya pencegahan yang dapat dilakukan dengan penerapan terapi latihan keseimbangan yaitu terapi range of motion (ROM). Desain penelitian ini komparatif dengan rancangan penelitian ini adalah two group pretest-posttest with control group design. Populasi penelitian yaitu sebanyak 30 lansia dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 15 lansia untuk kelompok resiko jatuh dan 15 lansia untuk kemandirian. Metode pengumpulan data menggunakan skala jatuh morse dan activity daily living (ADL). Penelitian dilakukan pada tanggal 17 sampai dengan 23 di Lembaga Kesejahteraan Sosial Aceh Tahun 2024. Analisis data menggunakan uji mann-whitney. Hasil uji mann-whitney diketahui bahwa mean rank atau rata-rata kelompok kemandirian activity daily living pada lansia rerata peringkatnya 22,60 lebih tinggi dari pada rerata kelompok resiko jatuh pada lansia yaitu 8,40, diperoleh nilai P value = 0,001 yang artinya ada pengaruh terapi ROM setelah diberikan terhadap resiko jatuh dan kemandirian ADL pada lansia di Lembaga Kesejahteraan Sosial Aceh Tahun 2024. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh terapi ROM setelah diberikan terhadap resiko jatuh dan kemandirian ADL pada lansia.
Copyrights © 2024