Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)

Representasi Feminisme dalam Puisi Helen Karya Hilda Doolittle

Warilda, Virgeta Nujmun (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Dec 2024

Abstract

Puisi “helen” karya hd mengeksplorasi mitos Helen dari Troya, mengangkat tema tentang kecantikan, kekuasaan, dan penderitaan wanita. Representasi feminisme terlihat dalam cara H.D. mendekonstruksi citra Helen sebagai objek keinginan dan menjadikannya sebagai subjek yang merasakan dampak dari stereotip gender dan patriarki. Tujuan penelitian puisi “helen” karya HD berfokus pada bagaimana puisi ini menantang pandangan tradisional terhadap wanita dalam mitologi yang mana hal tersebut masih relevan sampai saat ini. Puisi “helen” karya hd mengajak kita untuk berpikir dari sudut pandang lain, Dimana Wanita yang biasanya hanya menjadi objek untuk pria dan seringkali dianggap sebagai sebuah beban serta dipersempit ruang dan haknya untuk mengutarakan pendapat menjadi suatu individu yang memiliki hak dan ruang yang sama dengan pria,serta membuka ruang refleksi bahwa wanita merupakan individu yang memiliki emosional dan bukan hanya sebuah objek untuk pria. Metode penelitian yang digunakan untuk meneliti artikel ini adalah metode kualitatif dengan metode pendekatan studi dokumen dan Analisa biografi penulis puisi. Metode kualitatif dipilih karna metode ini mengkaji penelitian representasi feminisme melalui puisi secara fokus dan mendalam, serta dapat menonjolkan perspektif subjek puisi “helen” karya hd. Temuan penelitian tentang representasi feminisme dalam puisi Helen karya H.D. menunjukkan bahwa puisi “helen” menggambarkan sosok Helen sebagai karakter yang terperangkap dalam peran yang diciptakan oleh masyarakat patriarkal, tetapi juga berusaha untuk memberi suara dan kompleksitas lebih pada tokoh ini. Bagaimana sosok Wanita yang kerap kali dianggap sebagai beban, alasan terjadinya suatu perpecahan, dan korban perspektif orang lain terhadap dirinya sendiri. H.D. menantang pandangan konvensional tentang kecantikan dan peran perempuan dalam mitologi, dengan menggambarkan Helen bukan hanya sebagai objek pasif, tetapi sebagai korban dan individu yang berjuang dengan penderitaannya. Dengan demikian, puisi ini dapat dilihat sebagai kritik terhadap narasi patriarkal dan sebuah karya yang membuka jalan bagi analisis feminis terhadap peran perempuan dalam sastra dan mitologi. rekomendasi penelitian yang dapat dilakukan penelitian selanjutnya mengenai representasi feminisme dalam puisi "Helen" karya H.D adalah studi gender, studi tentang puisi helen dengan karya-karya lain baik sastra maupun non sastra yang membahas kecantikan dan feminisme, serta lebih mengeksplorasi konteks yang masih belum tercantum pada pembahasan ini.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jishum

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social ...