Transformasi pada sektor perbankan memumunculkan perbankan digital dengan menjalankan prinsip efisiensi, aksesibilitas dan akuntabilitas merubah paradigma perbankan nasional. Perbankan digital menawarkan sebuah produk keuangan yang berbasis tabungan akan tetapi berbunga layaknya deposito dengan keunggulan-keunggulan yang ditawarkan diantaranya produk Now Savings dari Bank Neo Commerce. Produk ditawarkan kepada nasabah menggunakan kontrak digital dikarenakan ekosistim perbankan berbasis digital, dan dari produk tersebut menggunakan kontrak yang berbeda dengan kontrak tabungan yang ada di perbankan tradisional, sehingga perlu diteliti lebih mendalam terkait kontrak produk keuangan tersebut. Penelitian ini akan berfokus pada aspek hukum kontrak yang mengkaji kontrak produk keuangan bank digital menggunakan hukum kontrak yang diterapkan di indonesia. Penelitian hukum normatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan. Data primer bersumber dari klausula-klausula kontrak digital yang ditawarkan dan bersifat open acces yang nantinya dianalisis dengan menggunakan teori kontrak klasik. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan ditemukan bahwasannya produk bank digital Now Saving Bank Neo Commerce merupakan inovasi keuangan digital yang melindung value dana nasabah dari inflasi, selain itu memberikan sebuah inovasi kontrak yang berbeda dari produk keuangan bank tradisional, akan tetapi kontrak yang digunakan tidak sama seperti kontrak deposito. Penelitian ini merekomendasikan kepada pemangku kepentingan dan pihak penyelenggara bank digital harus memiliki sistem elektronik yang handal untuk melindungi dana nasabah pada produk keuangan yang telah ditawarkan dan kontrak yang dipergunakan telah memenuhi unsur yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan Transformation in the banking sector has given rise to digital banking by implementing the principles of efficiency, accessibility, and accountability, changing the paradigm of national banking. Digital banking offers a financial product that is based on savings but bears interest like a deposit, with the advantages offered including the Now Savings product from Bank Neo Commerce. The product is offered to customers using a digital contract because the banking ecosystem is digitally based, and this product uses a contract that is different from the savings contract in traditional banking, so it is necessary to study more deeply regarding the contract for the financial product. This study will focus on the legal aspects of the contract that examines the contract for digital bank financial products using the contract law applied in Indonesia. Normative legal research is used in this study using a statutory regulatory approach. Primary data comes from the clauses of the digital contract that are offered and are open access, which will later be analysed using classical contract theory. Based on the results of the analysis carried out, it was found that the Now Saving Bank Neo Commerce digital bank product is a digital financial innovation that protects the value of customer funds from inflation, in addition to providing a contract innovation that is different from traditional bank financial products, but the contract used is not the same as a deposit contract. This study recommends that stakeholders and digital bank organisers must have a reliable electronic system to protect customer funds in financial products that have been offered and the contracts used have met the elements mandated by laws and regulations.
Copyrights © 2024