Personal Hygiene masih menjadi masalah bagi penjaja makanan anak sekolah dasar, penelitian menemukan penjaja makanan masih memiliki perilaku personal hygiene yang kurang baik sehingga berdampak pada kesehatan anak seperti diare. Dinas Kesehatan Kota Padang melaporkan bahwa wilayah kerja Puskesmas Pegambiran merupakan salah satu dari tiga puskesmas pada kelompok gerai pangan jajanan yang terendah mengenai hygiene sanitasi makanan. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku personal hygiene penjaja makanan Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2024. Populasi sebanyak 103, sampel sebanyak 51 penjaja makanan di Sekolah Dasar diPuskesmas Pegambiran dengan teknik proportionate random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi dengan cara wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan 49% perilaku personal hygiene kurang baik. 56,9% responden memiliki tingkat pengetahuan kurang baik dan 64,7% memiliki sikap negatif. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan (p-value 0,003) dan sikap (p-value 0,011) dengan perilaku personal hygiene penjaja makanan jajanan anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Pegambiran Tahun 2024. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap perilaku personal hygiene penjaja makanan jajanan anak sekolah dasar.
Copyrights © 2024