Pendidikan karakter bukanlah hal yang baru dalam sejarah manusia. Orangtua, dengan berbagai cara sejak dulu sebelum ada lembaga pendidikan formal yang bernama sekolah seperti sekarang, sudah berusaha mendidik anak-anak mereka menjadi anak yang baik menurut norma-norma yang berlaku dalam budaya mereka. Penguatan pendidikan karakter dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di negara kita. Diakui atau tidak saat ini terjadi krisis yang nyata dan mengkhawatirkan dalam masyarakat dengan melibatkan milik kita yang paling berharga, yaitu anak-anak. Akibat yang ditimbulkan cukup serius dan tidak dapat lagi dianggap sebagai suatu persoalan sederhana karena tindakan ini telah menjurus kepada tindakan kriminal. Kondisi krisis dan dekadensi moral ini perlu disikapi dengan upaya-upaya yang dapat menunjang pada penanaman moral. Islam dalam hal ini telah memiliki konsep yang dapat dimanfaatkan sebagai landasan untuk menumbuhkan nilai moral pada anak, salah satu konseptor islam yang memiliki konsep dalam pembentukan moral ialah Imam Ghazali. Imam Al Ghazali merupakan seorang tokoh yang memiliki corak pemikiran yang unik sebagaimana terlihat dari pengembangan pemikirannya yang sangat revolusioner, juga banyak memberikan sumbangan pemikiran tentang pendidikan akhlak. Dalam pendidikan moral pada anak ini imam Al Ghazali memiliki sebuah konsep yang dapat mengupayakan pada penanaman moral. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bagaimana konsep pendidikan akhlak anak menurut Imam Al Ghazali.
Copyrights © 2024