Tenun songket menjadi sebuah simbol budaya yang menonjol dari palembang, berasal dari zaman kerajaan sriwijaya. Setiap motif dan warna pada kain songket memiliki makna filosofis, kepercayaan, dan nilai-nilai lokal. Tenun songket sering digunakan dalam upacara adat dan upacara penting memperkuat identitas budaya dan memberikan nilai sakral bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran teman songket dalam membangun identitas masyarakat palembang dan mengevaluasi upaya pelestarian nya. Teori komunikasi budaya dan identitas budaya digunakan untuk memahami fungsi dan songket sebagai simbol identitas dan media komunikasi antarbudaya. Penelitian kualitatif dengan wawancara observasi dan dokumentasi dilakukan, melibatkan pengrajin, budayawan, dan pengelola koleksi tandon songket. Hasil penelitian menunjukkan tenun sangat berperan penting dalam mempertahankan identitas budaya palembang melalui makna dan teknik motifnya. Upaya pelestarian mencakup dokumentasi, promosi melalui pemeran, dan kolaborasi dengan pemerintah. Tenun songket tidak hanya memperkuat identitas lokal tetapi juga berkontribusi pada ekonomi dan pariwisata daerah.
Copyrights © 2024