Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis dan frekuensi kesalahan interlanguage dalam bahasa inggris yang digunakan oleh pedagang di destinasi wisata Danau Toba, serta menganalisis pengaruh kesalahan tersebut terhadap persepsi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif (mix method) dengan desain survei dan observasi. Metode kualitatif dilakukan dengan menggunakan aplikasi Nvivo,untuk mengetahui kata yang sering muncul dalam pencarian frekuensi kata data, menampilkan analisis data dalam bentuk tabel, Hierachy Chart Mind Map, dan Hierarchy Chart Project Map. Sedangkan metode kuantitatif dengan menggunakan SPSS melalui uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas,dan uji heteroskedastisitas), regresi linear berganda, dan uji hipotesis (uji t, uji F dan uji R2). Data dikumpulkan melalui observasi interaksi antara pedagang dan wisatawan, serta penyebaran kuesioner kepada 30 wisatawan. Hasil penelitian kualitatif adalah berdasarkan hasil uji Nvivo, jenis kesalahan interlanguage yang dilakukan oleh pedagang di destinasi wisata Danau Toba yaitu kesalahan pengucapan (pronunciation errors), kesalahan tata bahasa (grammatical errors), dan kesalahan kosa kata (vocabulary errors). Hasil penelitian kuantitatif adalah variabel jenis kesalahan interlanguage dan frekuensi kesalahan interlanguage berpengaruh signifikan terhadap variabel persepsi wisatawan.
Copyrights © 2024