Media massa memiliki peran penting dalam membentuk realitas haji di Indonesia, terutama terkait isu kenaikan biaya haji tahun 2024. Studi ini mengeksplorasi bagaimana detik.com menyajikan, mengonstruksi, dan memengaruhi persepsi publik mengenai isu tersebut. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan jenis riset media, mengumpulkan data dari artikel yang diterbitkan detik.com pada November 2023 hingga Januari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa detik.com menerbitkan 22 berita tentang kenaikan biaya haji. Pemberitaan ini cenderung mengafirmasi kebijakan pemerintah, narasi yang dibangun memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah, terlihat dari pemilihan narasumber, framing berita, dan penggunaan bahasa yang menekankan rasionalitas serta urgensi kebijakan. Kenaikan biaya digambarkan sebagai langkah logis dan tak terhindarkan, seolah menjadi keputusan yang harus diterima oleh masyarakat. Respons negatif dari masyarakat, terutama di kolom komentar, menunjukkan ketidakpuasan dan skeptisisme terhadap kebijakan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberitaan detik.com berperan dalam membentuk opini publik, di mana kenaikan biaya haji dipersepsikan dalam konteks legitimasi kebijakan, meskipun tetap menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat.
Copyrights © 2024