Penelitian ini menganalisis pengaruh job insecurity, work-life balance, dan job satisfaction terhadap turnover intention dengan organization commitment sebagai variabel mediasi di perusahaan-perusahaan besar di Kota Medan. Sampel terdiri dari 70 responden yang dipilih dengan purposive sampling berdasarkan kriteria karyawan yang bekerja lebih dari 5 tahun. Analisis data menggunakan SmartPLS versi 3.0 menunjukkan bahwa job insecurity tidak berpengaruh signifikan terhadap organization commitment, yang menunjukkan karyawan merasa lebih nyaman dan cenderung bertahan dalam pekerjaan mereka. Sementara itu, job satisfaction memiliki pengaruh signifikan terhadap turnover intention, sedangkan work-life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap organization commitment. Hasil penelitian menekankan pentingnya meningkatkan kepuasan kerja untuk mengurangi niat berpindah karyawan. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi faktor lain seperti stres kerja dan kesempatan pengembangan karier untuk pemahaman yang lebih baik mengenai motivasi karyawan.
Copyrights © 2024