Penelitian ini menganalisis pidato pernyataan penutup Anies Baswedan dalam Final Debat Calon Presiden 2024 menggunakan metode *Critical Discourse Analysis* (CDA) yang berfokus pada pendekatan Fairclough. Hasil analisis menunjukkan bahwa Anies menyoroti isu perjuangan kelas atau *class-struggle* dengan menekankan ketimpangan sosial yang dialami oleh masyarakat kelas menengah dan bawah. Ia menggambarkan kondisi kelas menengah yang terhimpit oleh kebijakan negara, serta kelompok rentan seperti lansia, perempuan, difabel, dan anak-anak yang diabaikan. Anies menawarkan solusi berupa kebijakan yang lebih adil dan inklusif, khususnya dalam memperhatikan kelompok rentan dan generasi penerus. Ideologi *class-struggle* yang diusungnya berpusat pada konflik antar kelas yang disebabkan oleh kapitalisme dan perlakuan tidak adil terhadap kelas menengah-bawah. Studi ini menyoroti pentingnya analisis lebih lanjut terhadap proses penciptaan wacana dan konteks interpretasi dalam pidato politik untuk memahami dimensi ideologis yang lebih dalam.
Copyrights © 2024